Skip to main content

Definisi Ergonomi


Definisi ergonomi.
Ergonomjmerupakan istilah yang berasal dari Bahasa Yunani yang pertama kali dikemukakan oleh seorang ahli dan pendidik yang bernama Wojciech Jastzebowaki dari Polis Yunani pada abad ke-19. Ergonomi terdiri dari dua suku kata, yaitu: ergon ,yang berarti kerja dan nomos yang berarti hokum atau aturan. dari kedua suku kata tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa ergonomic adalah hukum atau aturan tentang kerja atau yang berhubungan dengan kerja.

Cukup banyak istilah maupun definisi yang digunakan untuk menjelaskan arti ergonomi Saperti human factor, human factor engineering human engrneering  psychology applied ergonomic, industrial ergonomic dan/atau industrial engineering Wignsubroto 2011). Istilah yang paling sering digunakan  adalah ergonomics dan/atau human factors.

Beberapa definisi ergonomi:

1.       Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang mempelajari sifat , kemampuan dan keterbasan manusia (Sutalaksana 2006).

2.       ergonomic adalah  displin ilmu yang mempejari manusia dalam Kaitanya dengan pekerjaanya (wignsubroto 2000).
3.       Ergonomic is essentially fitting the workplace to the worker. The better the fit the higher the level of safety and worker effecincy “fitting the task to the human (grandjean, 1990)
4.       Ergonomic didefinisikan melalui pendekatan yang lebih komprehensif (Mc. Comic, 1993)

Secara focus, ergonomic memfokuskan diri pada manusia dan interaksinya dengan produk, peralatan, fasilitas, prosedur dan lingkungan dimana sehari-hari manusia hidup dan bekerja, Secara tujuan, tujuan ergonomic ada dua ha, yaitu peningkatan efektifitas dan efisiensi kerja serta peningkatan nilai-nilai kemanusiaan, seperti peningkatan keselamatan kerja, pengurangan rasa lelah dan sebagainya Secara pendekatan, pendekatan ergonomic adalah aplikasi informasi mengenai keterbatasan –keterbatasan manusia, kemampuan, karakteristik tingkah laku dan motivasi untuk merancang prosedur dan lingkungan tempat aktivitas manusia tersebut sehari-hari.


·         IEA (International Ergonomics Association) mendefinisikan ergonomi sebagai ilmu yang mengaplikasikan pengetahuan mengenai kemampuan fisik maupun mental manusia untuk merancang produk, proses, stasiun/tempat kerja (workplaces) dan interaksi, manusia-mesin (juga lingkungan fisik kerja) yang kompleks.
·          Sedangkan chapanis dalam Wignsubroto (2006) mendefinisikan human factors (ergonomics) sebagai a body of knowledge about human abilities, human limitations, and other human characteristics that are relevant to design. Sedangkan definisi mengenai human factors engineering (the practice of ergomics) dinyatakannya sebagai, the application of human factors (ergonomic) information to the design of tools, machines, systems, tasks, job, and environmensf for safe, comfortable and effective human use.
·         Ergonomi adalah studi tentang kerja, dlkaitkan dengan kerja fisik (physical) maupun mental (psychological) manusia. Dalam hal ini pendekatan ergonomic akan focus pada evaluasi dan perancangan tempat kerja baik problematic kerjaa secara fisik (manual lifting, repetitive motion, lighting, noise dan energy (expanded) maupun mentaI-kognitif (perception, attention, decision making, dll) (wignsubroto 2011).

Comments

  1. IGT Gaming, Casinos, and Games for sale in Maricopa
    Find your complete list of casinos, games and https://shootercasino.com/emperor-casino/ games at IGT Gaming apr casino in Maricopa, wooricasinos.info Arizona. 1. febcasino Casinos in casinowed.com Casino at Residence

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Makalah Kimia Industri, Proses Pembuatan Sabun

KATA PENGANTAR        Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami telah menyelesaikan makalah ini. Makalah yang kami susun berjudul “ INDUSTRI SABUN “. – Kimia Industri.        Makalah ini tidak akan terwujud tanpa bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu perkenankan kami mengucapkan terima kasih kepada para dosen fakultas Teknik khususnya kepada bapak dosen mata kuliah Kimia industri Dan Organisasi dan teman-teman yang secara langsung maunpun tidak hingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.        Semoga bantuan yang diberikan kepada kami dalam menyelesaikan makalah ini secara langsung maupun tidak langsung, mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. Kami menyadari bahwa dalam menulis makalah ini, masih jauh dari sempurna, mengingat keterbatasan kemampuan yang kami miliki. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun akan sangat berguna bagi penulisan makalah selanjutnya, semoga makal...

Sejarah Perkembangan Ergonomi

Sejarah Perkembangan Ergonomi Reevolusi industri yang berlangsung sekitar dua setengah abad yang lalu telah membawa perubahan-perubahan dalam banyak hal. Awal perubahan yang paling menyolok adalah diketemukanya rancang bangun (rekayasa/ engineering) mesin uap sebagai sumber energy untuk berproduksi, sehingga manusia tidak lagi tergantung pada energy otot ataupun energy alam (wignsubroto, 2011). Lebih jauh lagi manusia bias menggunakan sumber energy secara lebih flexible, dipindahkan atau ditempatkan dimanapun lokasi aktivitas produksi akan diselenggarakan. Diketemukanya mesin uap merupakan awal dikenalnya sumber tenaga utama (prime mover) yang mampu meningkatkan mobilitas dan produktivitas kerja manusia. Hal lain yang patut dicatat adalah diterapkanya rekayasa tentang tata cara kerja (methods engineering) guna meningkatkan produktivitas kerja yang lebih efektif-efisien dengan menganalisa kerja system manusia-mesin sebagai sebuah system produksi yang terintegrasi (wignsubroto, 2011)...

MAKALAH LEAN MANUFACTURING KAIZEN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang        Setelah Perang Dunia II, Amerika membantu perekonomian Jepang agar bangkit kembali dan terus maju. Para ahli industri didatangkan dari Amerika untuk mengembangkan program pelatihan manajemen.Salah satu program dalam training tersebut adalah perbaikan dalam 4 tahap atau yang kemudian disebut sebagai: Kaizen yang berarti perbaikan mutu secara terus-menerus.        Kaizen atau continuous improvement adalah aktivitas perubahan yang dilakukan  secara terus menerus untuk meningkatkan apa yang telah dicapai ke arah yang lebih baik. Kaizen merupakan suatu konsep dan filsafat yang berasal dari Negara Jepang tetapi sangat diterima oleh Barat sehingga menciptakan budaya yang berpengaruh. Budaya tersebut menggabungkan berbagai keunggulan dan manfaat kerjasama tim dalam kaizen dengan kekuatan individual pada masyarakat Barat. Budaya kaizen di kehidup...